Sabtu, 18 Oktober 2025

Konsep Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Teknologi - TJKT | Arsitektur Komputer | Bahan Ajar TJKT Kelas X

 Arsitektur Komputer

Sebuah ilmu yang mengulas mengenai kelengkapan sistem yang telah dibuat dan dirancang oleh programmer adalah arsitektur komputer. Kelengkapan komputer teraebut dibuat dengan tujuan untuk memperoleh hasil kerja yang lebih optimal pada kinerja komputer. Contohnya, ketika melakukan beberapa metode pengalamatan, set instruksi, operasi artimatika, serta teknik input dan output. Dapat diartikan bahwa arsitektur komputer merupakan sebuah komunikasi menggunakan mesin komputer yang terjadi antara user (programmer). Selain itu, bahasa pemograman digunakan sebagai alat komunikasi.

Terdapat tingkatan dalam logika mesin komputer. Struktur komputer dasar yang berkaitan dengan rekayasa digital menggunakan bahasa mesin terdapat di level 0. Pada level ini, struktur komputer dapat dijalankan langsung tanpa menggunakan penerjemah. Berbeda pada level 0, di level 1 pengguna memerlukan interpreter dalam menjalankan bahasa mesin. Interpreter ini bertugas untuk meng-interrupt mesin. Pada level 2 hingga level seterusnya atau level ke-n, mesin virtual juga membutuhkan interpreter dalam proses menjalankan bahasa pemograman. Interpreter akan mengubah bahasa pemrograman ke bentuk bahasa mesin sehingga dapat mengeksekusi perintah yang sedang dijalankan. Berikut ini perkembangan yang terjadi dalam arsitektur komputer.

a. Era tahun 1940

Arsitektur komputer digital pada era tahun 1940 memiliki dua level, yaitu level ISA dan level digital logic. Level ISA merupakan beberapa instruksi mesin yang kemudian diterjemahkan oleh rangkaian digital hardware secara langsung. Sementara itu, level digital logic didefinisikan sebagai komponen yang berfungsi menjalankan secara langsung instruksi dari suatu program.

b. Era tahun 1951

Pada tahun 1951 oleh Maurice Wilkes, level-level pada era 1940 tersebut diperbaiki menjadi tiga level yang menyebabkan rangkaian digital menjadi semakin efisien. Level yang pertama adalah level ISA yang berisi beberapa perintah, yaitu ketika digital circuit hardware akan menginterpretasikan perintah tersebut. Level selanjutnya adalah level interpreter, yaitu sebuah pengalih bahasa yang telah menyatu dengan ISA sehingga mampu menjalankan semua instruksi yang terdapat pada level ISA. Level yang terakhir adalah level digital logic yang merupakan sebuah komponen hardware dengan fungsi menjalankan secara langsung instruksi pada mesin komputer.

C. Era terbaru

Perkembangan selanjutnya level arsitektur komputer lebih diperbaiki lagi menjadi enam level yang dijabarkan sebagai berikut.

1) Level 0 atau level logika digital

Level ini adalah level yang paling rendah dan merupakan sebuah rangkaian dari gerbang logika yang terdapat di dalam susunan rangkaian hardware komputer.

2) Level 1 atau level arsitektur mikro Pada level 1, rangkaian dasar processor berbentuk Arithmetic Logic Unit (ALU) berfungsi menjalankan operasi aritmatika. Micro program yang terdapat pada level ini bertugas sebagai interpreter pada setiap perintah yang berasal dari level di atasnya.

3) Level 2 atau level arsitektur perangkat instruksi

Level ini umumnya disebut level ISA yang berisi instruksi atau perintah dasar yang berasal dari komputer.

4) Level 3 atau level sistem operasi Level sistem operasi adalah level program atau sistem operasi akan mengatur tingkat dengan kondisi mesin.

5) Level 4 atau level bahasa assembler (bahasa rakitan) Beberapa instruksi program mulai dijalankan oleh programmer aplikasi pada level ini.

6) Level 5 merupakan level bahasa tingkat tinggi Pada level ini, pemograman dapat dilakukan menggunakan bahasa yang lebih dapat dimengerti oleh manusia, terlebih oleh programmer. Hal ini tentu akan mempermudah manusia dalam memberikan perintah kepada mesin. Namun, pada level ini proses yang terjadi cukup lama dibandingkan dengan level yang lain. Oleh karena itu, level ini memerlukan interpreter

Sumber : Liniswara_Buku Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi_Kelas X

0 komentar

Posting Komentar